Jadilah orang pada saat anda lahir di tertawakan dan jadilah orang pada saat anda mati orang orang pada menangis atas sepeninggalan mu Dan berkerjalah untuk dunia mu seakan akan engkau hidup selamanya, Dan bekerjalah untuk aqirat mu seakan akan engkau akan mati selamanya
Kamis, 30 April 2015
arti hudup
1. Kata pengantar dari tujuan-tujuan hidup atau arti hidup
Kerap kali kita mendengar pertanyaan klise tentang ‘Apa arti dari
hidup?’ atau ‘Apakah tujuan hidup itu?’ atau ‘Kenapa kita dilahirkan?
Dalam kebanyakan kasus, kita memiliki agenda masing-masing tentang apa
yang menjadi tujuan-tujuan dalam hidup kita. Namun dari sudut pandang
spiritual, terdapat dua alasan dasar tentang mengapa kita dilahirkan.
Alasan-alasan inilah yang mendefinisikan tujuan hidup kita yang paling
mendasar. Tujuan-tujuan ini adalah:
-
Untuk menyelesaikan akun/ perhitungan-perhitungan
memberi-dan-menerima (give-and-take account/ Karma) yang kita miliki
dengan berbagai orang.
-
Untuk membuat kemajuan spiritual dengan tujuan akhir bersatu dengan
Tuhan dan dengan demikian keluar dari siklus kelahiran dan kematian.
2. Menyelesaikan akun memberi-dan-menerima (karma) kita
Dalam kehidupan-kehidupan, kita mengakumulasi banyak akun-akun
memberi-dan-menerima yang merupakan hasil langsung dari perbuatan dan
tindakan kita. Akun-akun tersebut mungkin berupa positif atau negatif,
tergantung sifat positif-negatif dari tindakan-tindakan kita tersebut.
Pada hakekatnya, dalam era/ kurun saat ini sektiar 65% dari kehidupan
kita telah ditakdirkan (tidak berada dalam kendali kita) dan 35% dari
kehidupan kita diatur oleh kehendak bebas kita sendiri. Semua
peristiwa-peristiwa besar dalam hidup kita telah ditakdirkan.
Peristiwa-peristiwa ini termasuk kelahiran kita, keluarga di mana kita
dilahirkan, orang yang kita nikahi, anak-anak yang kita miliki, penyakit
serius dan waktu kematian kita. Kebahagiaan dan rasa sakit yang kita
berikan dan terima dari orang-orang yang kita cintai dan kenali
merupakan bentuk sederhana dari kasus akun-akun memberi-dan-menerima
sebelumnya yang mengarahkan bagaimana hubungan-hubungan antar sesama
terungkap.
Langganan:
Postingan (Atom)